JAKARTA – Di India terdapat satu kawasan yang sebagain besar penduduknya memiliki jari jemari yang “lengket”. Mereka tidak bersedia dibedah guna memulihkan kelainan tersebut karena menganggap itu sebuah kutukan.
“Kami tidak pernah melihat, operasi dengan pembedahan merupakan opsi yang harus kami ambil,” kata Sarasu Kannathu (70) seperti dilansir Dailymail, Rabu (17/5).
Terdapat sebanyak 140 anggota keluarga ini yang mempunyai keunikan serupa di jari jemari mereka.Mereka bisa dijumpai di kawasan Kannathu mereka merupakan sebuah klan yang berasal dari sebuah desa kecil di Alappuzha, sebuah wilayah di bagian Selatan India.
Menurut Sarasu menjalani operasi bedah untuk memisahkan jari jemari mereka yang dempet akan menjadikan nasib mereka memburuk.
Faktanya, lanjut dia, mereka sudah lama hidup dengan kondisi yang disyukuri meski oleh sebagian pihak dianggap sebagai kutukan dari Dewa.
“Jadi, kalau kami melakukannya, di kemudian hari, kami akan mengalami nasib yang buruk meski jari-jari kami menjadi seperti jari-jari pada umumnya orang,” katanya.
Kekurangan yang diterima dengan penuh syukur itu malah mendatangkan berkah karena keluarga besar ini selalu menjadi daya tarik untuk dikunjungi oleh para pelancong dari dalam negeri dan luar negeri.





