ACEH – Ketika sebuah mobil Dam Truck BL 8209 KS, pengangkut pasir melintas di jembatan di Desa Pucok Alue, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, jembatan ambruk dan membuat truk tersebut terjun kesungai.
Kapolres Aceh Utara AKBP Ir, Ahmad Untung Sangaji melalui kapolsek Baktia, Iptu Suparyo mengatakan kejadian itu berawal saat mobil dam truck bermuatan pasir dikendarai Muliyadi (30) warga Desa Glumpang Bukuk Kecamatan melintas pada Selasa (10/1/2017) dan karena beban dump truck terlalu berat sehingga jembatan patah dan ambruk kesungai, begitu juga dengan mobil tersebut.
“Tidak ada korban saat kejadian kejadian, sedangkan truk yang terjungka di jembatan darurat itu, sudah di evakuasi oleh alat barat, “ kata Iptu Suparyo, Rabu (11/1/2016).
Sementara kepala desa (Geuchik) Desa Pucoek Alue, Tarmizi menyebutkan, sebelum dibangun jembatan darurat tersebut dengan batang pokok kepala, ada jembatan jembatan berkontruksi beton yang dibangun 30 tahun silam dan ambruk saat dilintasi mobil material tahun 2015 lalu, setelah jembatan ambruk kesungai, kami sejumlah desa memperbaiki secara swadaya.
“Kami terpaksa membangun jembatan  darurat, agar masyarakat desa-desa lain bisa melintasi karena ini jembatan lintas kecamatan, bahkan kami sudah sering mengusulkan saat musrembang di kecamatan , namun hingga kini belum ada respon, mendesak pemerintah setempat,agar bisa alokasikan anggaran tahun ini untuk membangunlain jembatan tersebut sebelum ada korban jiwa,” terangnya, dikutip dari KBRN.




