LEBAK – Kerusakan akibat banjir bandang di Kabupaten Lebak, Banten, pada Selasa (1/1/2020), menyebabkan jembatan rusak sehingga banyak akses jalan terputus.
Misalnya saja di sungai Ciberang, Kampung Cikomara, Desa Banjaririgasi, Kecamatan Lebakgedong, satu-satunya jembatan sebagai akses warga menyeberang antar pemukiman, terputus di satu sisi.
“Jembatan itu sebenarnya tidak rusak parah. Namun pondasi dan bentuknya jadi miring. Pastinya tidak bisa diseberangi, karena sungai jadi semakin lebar,” terang Rini, salah satu warga Kampung Cikomara kepada tim Dompet Dhuafa pada Sabtu (4/1/2020).
Meski dia mengaku rumahnya tidak rusak, tapi kerusakan lebih banyak terjadi di rumah-rumah di pemukiman seberang. “Masya Allah bisa sampai seperti itu,” ungkapnya.
Sementara tim Rescue Disaster Management Centre (DMC) Dompet Dhuafa tengah melakukan assessment sekaligus penyisiran untuk evakuasi di sana. Membantu mobilisasi warga karena masih menggunakan konstruksi jembatan sementara, akses berlumpur dan berbatu.
“Masih banyak aktivitas warga yang berpindah tempat, tapi kesulitan membawa banyak barang. Termasuk memboyong keluarganya keluar-masuk pemukiman. Juga ada beberapa warga yang butuh pertolongan darurat karena sakit,” aku Erwandi ‘Bojek’ Saputra, Koordinator Tim Respon Banten DMC Dompet Dhuafa, dilaporkan Dhika Prabowo.





