JAKARTA – Jenuh melihat kemacetan di depan bengkel tempatnya bekerja di Jalan Sukabumi-Bogor, tepatnya Karangtengah, Kecamatan Cibadak mendorong Jujun Junaedi (42) membuat helikopter.
Sudah satu tahun ini ia sibuk merakit helikopter di halaman rumahnya, di Kampung Cibubuay, Kecamatan Nagrak. Rencananya, akhir 2019 atau awal 2020 ini helikopter yang diberi nama Gardes JN 77 GM itu akan menjalani uji terbang. Saat ini hanya tinggal penyelesaian baling-baling utama yang masih dalam pengerjaan.
Untuk mesin, helikopter hasil kerja kreatif lulusan STM (SMK) Siliwangi 1996 ini menggunakan mesin penggerak generator set (genset) berkapasitas besar 24 PK, 700 cc, dan dua silinder berbahan bakar premium.
Semua proses sejak awal hingga berbentuk sebuah helikopter dikerjakan seorang diri dengan dibantu anak laki-laki pertama dan kerabat. Pembuatan helikopter dengan rangka berbahan besi hingga saat ini sudah menghabiskan dana mencapai Rp 30 juta.
“Makanya, proses pembuatannya lama karena untuk membeli barang yang dibutuhkan harus menunggu waktu, perlu menyisihkan. Karena kan saya tidak mau mengganggu uang dapur,” tutur pria yang saat duduk di bangku SMK itu pernah mendapatkan beasiswa seperti dilansir Kompas (4/11).





