Jumlah Pasien Difteri di Bandung Alami Peningkatan

ilustrasi

BANDUNG – Jumlah pasien difteri di RSUP dr Hasan Sadikin hingga Kamis (21/12/2017) alami peningkatan, dan sudah menangani sebanyak 17 pasien.

Semula pada awal Desember lalu, hanya dua pasien yang dirawat dan satu di antaranya sudah dipulangkan. Dengan sisa satu pasien tersebut, RSHS mendapat 16 pasien rujukan sehingga saat ini menangani 17 pasien difteri.

Dari jumlah tersebut, satu pasien asal Kabupaten Sukabumi telah meninggal dunia pada 19 Desember 2017 lalu.

Direktur Medik dan Keperawatan RSUP dr Hasan Sadikin, Nucky Nursjamsi menuturkan, dengan tambahan pasien tersebut pihaknya cukup kewalahan sehingga pihaknya menambah jumlah ruangan untuk merawat 16 pasien tersebut.

Ruang tambahan terdiri dari Ruang Isolasi Kenanga, Ruang Angsana, bahkan ada yang di IGD.

“Sekarang lebih banyak pasien. Kalau angka di RSHS untuk jangka waktu yang sama ini lonjakan cukup signifikan. Saya setuju kriteria KLB. Dulu kami tidak usah siapkan ruang khusus, cukup ruang isolasi saja yang cukup menampung 8-10 pasien. Makanya (sekarang) kami siapkan ruangan tambahan dengan memobilisasi pasien yang lama, untuk lokalisasi pasien difteri,”ujar dia.

Selain menyiapkan sarana dan prasana, tenaga medis pun disiapkan lebih banyak yang terdiri dari tiga ring.‎ Adapun jumlah tenaga medis yang berada di ring satu yang kontak langsung dengan pasien sebanyak 900 orang.

“Itu pun kami siapkan dengan pencegahan agar tidak terkontaminasi, dan memvaksinasi karyawan yang sedang berlangsung. Selain itu persiapan obat dan vaksin,”ujarnya, dilansir PR.

Advertisement