JAKARTA, KBKNEWS.id – Kabel perangkat persinyalan di sekitar Stasiun Bekasi, Jawa Barat, ditemukan dalam kondisi terpotong pada Selasa (29/9/2026) malam.
Kondisi tersebut menyebabkan perjalanan sejumlah Commuter Line Cikarang-Bekasi mengalami gangguan.
Gangguan terdeteksi sekitar pukul 21.38 WIB. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan, petugas langsung melakukan pengamanan setelah menerima laporan mengenai gangguan pada sistem persinyalan.
“Begitu menerima laporan adanya gangguan, petugas langsung melakukan pemeriksaan dan menerapkan langkah pengamanan dengan menghentikan operasional perjalanan KA,” ujar Franoto dalam keterangan resmi, Rabu (30/9/2026).
Petugas unit Sintel Bekasi tiba di lokasi sekitar pukul 21.45 WIB. Hasil pemeriksaan awal pada pukul 21.59 WIB menemukan kabel power dan kabel deteksi perangkat persinyalan dalam kondisi terpotong.
KAI menduga kerusakan tersebut terjadi akibat tindakan vandalisme oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Gangguan kemudian berdampak pada perjalanan kereta yang hendak masuk maupun keluar dari Stasiun Bekasi.
KAI Commuter mencatat hingga pukul 22.30 WIB terdapat 10 perjalanan Commuter Line Cikarang yang tertahan. Rinciannya, tiga perjalanan berasal dari arah Cikarang dan tujuh perjalanan dari arah Cakung yang hendak melintasi Stasiun Bekasi.
Selama perbaikan berlangsung, KAI melakukan pengaturan perjalanan secara manual. Posisi wesel juga diperiksa langsung sebelum kereta diperbolehkan melintas untuk memastikan keselamatan perjalanan.
Penyambungan kabel yang terpotong selesai sekitar pukul 23.00 WIB. Setelah pemeriksaan dan pengujian sistem rampung, perjalanan kereta di Stasiun Bekasi kembali berjalan normal.
Franoto menjelaskan, sistem persinyalan berfungsi mengatur pergerakan kereta, termasuk menentukan waktu kereta dapat berjalan atau berhenti serta memastikan jalur yang digunakan sesuai dengan rute perjalanan.




