NIGERIA – Serangan terhadap kamp pengungsi Mali pada Kamis (6/10/2016) telah menewaskan sedikitnya 22 tentara Nigeria.
Reuters melaporkan pada Jumat (7/10/2016), Perdana Menteri negara Afrika Barat Brigi Rafini mengatakan
serangan itu ditujukan untuk kamp di desa Tassalit di wilayah Tahoua Nigeria, sekitar 525 km (326 mil) timur laut dari ibukota Niamey.
“Kami menerima informasi dari serangan terhadap kamp di Tassalit. Untuk saat ini kita diberitahu ada 22 orang mati, tapi itu bukan total korban tewas,” katanya dalam sebuah komentar yang disiarkan di televisi yang dikelola negara TeleSahel.
“Jumlah korban tewas bisa meningkat.” tambahnya.
Namun Rafini tidak memberikan informasi lebih lanjut mengenai identitas tersangka yang melakukan penyerangan atau apakah ada warga sipil telah terbunuh atau terluka.
Penduduk kamp adalah warga Mali yang melarikan diri ke negara tetangga Nigeria setelah militan Islam, menyita gurun Mali utara pada tahun 2012.
Saat ini pasukan tentara kecil Nigeria sedang berjuang melawan militan Boko Haram yang melancarkan serangan di perbatasan selatan dari Nigeria dan berusaha untuk mencegah meluapnya serangan dari Mali.





