Australia (KBK)-Sebuah kapal BBC Shaghai bermuatan limbah berbahaya tetap membandel menuju Australia dari Prancis. Kendati sejumlah pegiat lingkungan telah mengingatkan bahwa muatan kapal tersebut masuk kategori berbahaya.
Kapal itu bertolakĀ dari Pelabuhan Cherbourg setelah limbah nuklir seberat 25 ton dari reaktor nuklir Areva di Beaumont-Hague selesai dimuat. KapalĀ dijadwalkan tiba di Australia 27 November mendatang.
Sebelumnya, pengurus Greenpeace Prancis mengatakan kapal itu seharusnya tidak digunakan untuk mengangkut limbah nuklir.
Nathalie Geismar, pegiat lingkungan dari organisasi Robin des Bois, menambahkan bahwa pelabuhan-pelabuhan lain telah menemukan kecacatan pada kapal berusia 14 tahun itu.
Seperti dikutip BBC, Jumat (16/10), anggota parlemen Prancis , Denis Baupin, menyatakan Areva menggunakan kapal bekas untuk mengangkut limbah itu.
Namun, direktur hubungan eksternal Areva menampik jika kapal itu bekas. Ia mengakui kapal itu dalam pengawasan , tapi hal itu telah dikoreksi.





