JAKARTA – Setelah dinyatakan meninggal akibat serangan jantung, “jasad” Kamil Vladimirovich (25) mengetuk-ngetuk lemari penyimpanan jenazah. Seperti dilansir Mynewshub, Selasa (06/12) kejadian berawal di Kamienna, Gora sebuah kota di barat daya Polandia. Saat itu Kamil dibawa ke kamar mayat, ia dinyatakan tewas karena serangan jantung usai mengonsumsi minuman keras.
Kisah Kamil dimulai saat ia dan beberapa rekannya mendatangi klub malam di Gora. Ia dilaporkan terlalu banyak minum alkohol sehingga tiba-tiba jatuh dan tak sadarkan diri. Kamil lantas dilarikan ke rumah sakit terdekat. Namun dokter berkata bahwa nyawa Kamil tidak bisa diselamatkan karena serangan jantung. Kamil pun segera dibersihkan dan diletakkan di lemari jenazah menunggu diambil keluarganya.
Namun tiba-tiba terdengar suara ketukan di ruang penyimpanan jenazah. Petugas jaga saat itu mengaku merinding dan mengira ada insiden pencurian jenazah.
“Karena sekelompok pemuda pernah mencuri di sini,” ujar petugas jaga tersebut yang tak bersedia memberi tahu namanya.
Setelah dilakukan pengecekan petugas itu tak mendapati siapapun di ruang jeanazah. Satu-satunya sumber suara berasal dari lemari es tempat tubuh Kamil disimpan.
“Dengan tangan yang gemetar aku membuka lemari itu. Tiba-tiba mayat dalam keadaan telanjang meminta selimut karena terlalu dingin,” ujar penjaga itu menjelaskan.
Penjaga itu kemudian menelpon polisi dan Kamil yang sempat mati suri kemudian diberi pakaian dan diizinkan pulang setelah menjalani pemeriksaan medis.
“Bahkan pria itu dikabarkan kembali lagi ke klub untuk merayakan hari kebangkitannya,” tambah penjaga itu.





