Anomali Cuaca Picu Banjir Bandang di Agam, Tim DMC Dompet Dhuafa Dampingi Penyintas

JAKARTA, KBKNEWS.id – Banjir bandang menerjang Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, pada Sabtu (18/7/2026), di tengah musim kemarau.

Bencana yang disebut BNPB sebagai anomali cuaca ini berdampak pada 90 kepala keluarga atau sekitar 450 warga yang terpaksa mengungsi ke tempat lebih aman.

Merespons kejadian tersebut, Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) mengerahkan personel untuk membantu proses evakuasi warga terdampak, terutama anak-anak.

Banjir dipicu hujan berintensitas tinggi yang menyebabkan Sungai Batang Tumayo meluap akibat pendangkalan aliran sungai.

Relawan DMC Dompet Dhuafa, Nur Yusril Mahendra, mengatakan air mulai memasuki rumah warga pada pukul 16.56 WIB dan terus meningkat hingga menutupi jalan utama setinggi lutut orang dewasa.

Meski genangan berangsur surut beberapa jam kemudian, kondisi masih dalam status siaga karena potensi hujan susulan yang dapat kembali meningkatkan debit sungai.

Menurut BMKG, hingga awal Juli 2026 sekitar 60,5 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau, sehingga banjir bandang di Agam menjadi peristiwa yang tidak lazim.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here