PADANG (KBK)—Tinggal di wilayah yang rawan bencana membuat warga Mentawai selalu siaga. Mereka bahkan sudah mampu membaca tanda-tanda alam jika gempa atau tsunami akan terjadi.
Siang hari sebelum gempa berkekuatan 7,8 SR terjadi Rabu (2/3) semalam, warga yang berada di sekitar pantai merasa ada yang tak biasa. Ombak lautan yang biasanya berdebur kencang tidak terjadi. “Lautan sangat tenang siang itu,” ujar Ahsin Aligori, yang tengah berada di Mentawai sebelum gempa terjadi.
Ahsin menambahkan, masyarakat sudah menaruh curiga akan terjadi fenomena alam yang tak biasa. Bahkan, beberapa warga sudah mulai pergi ke tempat tinggi yang dianggap aman. “Mungkin karena mereka sudah pengalaman, jadi sudah bisa mendeteksi,” ujar Ahsin yang berada di Mentawai sejak Ahad (28/2) lalu.
Meski demikian, tidak nampak kepanikan di masyarakat sore itu. Bahkan, perjalanan kapal dari Sikakap menuju Padang pun tidak dibatalkan sore itu. Kapal tetap berangkat pukul 16.00 WIB. “Alhamdulillah kami tidak apa-apa,” tambah Ahsin.
Ahsin menambahkan, menurut penuturan rekannya yang berada di Sikakap, getaran gempa cukup terasa. Warga berhamburan keluar rumah.
Saat ini Ahsin bersama dua rekannya sudah berada di Padang. Mereka mendarat sekitar pukul 6.00 WIB.





