PRINGSEWU, LAMPUNG – Dompet Dhuafa Lampung mendistribusikan puluhan mushaf Al Quran untuk para santri TPA El Banun yang berlokasi di Pekon Kepurtran, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, Lampung.
Bantuan Al Quran dari Dompet Dhuafa Lampung di TPA El Banun ini adalah hasil kolaborAksi bersama mahasiswa KKN Universitas Lampung (Unila) Periode I 2022. Sebanyak 50 mushaf Al Quran berhasil didistribusikan ke wilayah-wilayah pelosok Lampung salah satunya Pekon Keputran, pada akhir Februari 2022 lalu.
“Program Sedekah Quran ini adalah program yang kami kampanyekan di kanal galang donasi, Kitabisa.com. Alhamdulillah respons publik sangat baik dalam program ini. Saat ini, di beberapa wilayah pelosok Lampung, masih banyak masjid atau pondok pesantren dengan kondisi kekurangan Al Quran. Kami pun menyaksikan secara langsung di daerah pelosok seperti di Kabupaten Pesawaran dan Kabupaten Lampung Timur, banyak santri yang masih kekurangan Al Quran,” jelas Yogi Achmad Fajar selaku Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Lampung pada Jumat, (4/3/2022) di Bandar Lampung.
Selain itu, Yogi juga menjelaskan kondisi para santri yang memiliki antusias tinggi dalam menuntut ilmu serta menghafal Al Quran menjadi pengetuk hati kita semua untuk turut membantu mereka yang membutuhkan.
Menurut assessment yang dilakukan oleh tim Dompet Dhuafa Lampung, santri-santri tersebut terpaksa menggunakan Al Quran yang sudah usang secara bergantian demi mendapatkan ilmu.
“Padahal di sana para santri sangat semangat mengaji dan menghafal Al Quran. Ada puluhan dan bahkan ratusan santri yang kemudian harus menggunakan Al Quran usang, atau mengaji dengan bergantian karena jumlah Al Quran terbatas,” sambungnya, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima KBK.
Tidak kali ini saja Dompet Dhuafa Lampung melakukan distribusi Al Quran ke pelosok di wilayah Lampung. Terhitung sejak 2 (dua) bulan terakhir Dompet Dhuafa Lampung sukses mendistribusikan sebanyak 240 mushaf Al Quran di beberapa titik yang ada di wilayah Lampung. Bahkan ke depannya akan ada lagi pendistribusian lainnya agar mampu menjangkau wilayah pelosok khususnya di Lampung tanpa terkecuali.





