JAKARTA, KBKNEWS.id — Dompet Dhuafa menggandeng Ketua PARFI 56, Marcella Zalianty, dalam forum bedah gagasan pada Rabu (6/5/2026) guna merancang pola kolaborasi baru.
Langkah ini diambil untuk menjawab tantangan lembaga filantropi ke depan, terutama dalam meningkatkan awareness publik, memperluas jejaring, serta mengoptimalkan penyebaran manfaat kepada masyarakat.
Ketua Pengurus Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini, menegaskan pentingnya peran figur publik sebagai jembatan komunikasi untuk menjangkau segmen masyarakat yang belum tersentuh secara optimal.
Menurutnya, kehadiran tokoh publik dapat memudahkan program-program kemanusiaan lebih diterima sekaligus memperkuat hubungan dengan masyarakat.
Wakil Ketua Pengurus Dompet Dhuafa, Herdiansyah, menambahkan bahwa meski Dompet Dhuafa telah mendapatkan kepercayaan publik, masih terdapat keterbatasan dalam menjangkau jejaring yang lebih luas.
Karena itu, kolaborasi dengan figur yang memiliki kedekatan sosial dan kredibilitas dinilai penting untuk memperluas awareness sekaligus mendorong peningkatan jumlah donatur.
Marcella Zalianty menyambut baik kolaborasi tersebut selama tetap berada dalam koridor misi kemanusiaan. Ia juga menekankan pentingnya menghadirkan program yang tidak sekadar bersifat seremonial, tetapi mampu memberikan dampak sosial nyata melalui pendekatan berbasis gerakan sosial (social movement).
Sebagai lembaga filantropi, Dompet Dhuafa terus menguatkan peran melalui lima pilar program, yakni pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi, serta dakwah dan budaya. Dalam rencana kolaborasi ini, fokus diarahkan pada isu-isu strategis seperti pemberdayaan perempuan dan anak, penguatan keluarga, serta sektor pendidikan dan kesehatan.
Direktur Resource & Mobilization Dompet Dhuafa, Etika Setiawanti, turut mengapresiasi sinergi yang telah terjalin dan berharap kolaborasi ini dapat semakin memperluas jangkauan kebaikan ke berbagai lapisan masyarakat.
Diskusi ini menjadi langkah awal untuk merumuskan strategi kolaborasi yang lebih efektif, dengan harapan dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat di masa mendatang.





