MYANMAR – Kebakaran besar menghancurkan salah satu hotel di Yangon yang paling terkenal, pada hari Kamis (19/1/2017) dan melukai satu orang.
kolonel polisi Yangon, Myint Htwe mengatakan tidak ada korban jiwa dan hanya satu warga China yang terluka. Api telah padam pada pukul 7 pagi dan para tamu telah pindah ke hotel terdekat. Dilansir Reuters, hotel tersebut dimiliki oleh Htoo Group, yang diketuai oleh pebisnis Tay Za, yang sampai tahun lalu masuk dalam daftar sanksi Amerika Serikat yang berhubungan dekat dengan rezim militer Myanmar. Pemerintah pimpinan sipil Myanmar, yang dipimpin oleh peraih Nobel dan mantan pembangkang Aung San Suu Kyi, bergulat dengan akibat tindakan keras militer yang keras yang telah mengusir lebih dari 500.000 minoritas Muslim Rohingya di negara tersebut.
kolonel polisi Yangon, Myint Htwe mengatakan tidak ada korban jiwa dan hanya satu warga China yang terluka. Api telah padam pada pukul 7 pagi dan para tamu telah pindah ke hotel terdekat. Dilansir Reuters, hotel tersebut dimiliki oleh Htoo Group, yang diketuai oleh pebisnis Tay Za, yang sampai tahun lalu masuk dalam daftar sanksi Amerika Serikat yang berhubungan dekat dengan rezim militer Myanmar. Pemerintah pimpinan sipil Myanmar, yang dipimpin oleh peraih Nobel dan mantan pembangkang Aung San Suu Kyi, bergulat dengan akibat tindakan keras militer yang keras yang telah mengusir lebih dari 500.000 minoritas Muslim Rohingya di negara tersebut.





