ANKARA – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, mengecam upaya kudeta ddi Sudan yang dilakukan militer pada Kamis (11/4/2019) dan mengungkapkan harapannya agar Sudan bisa mengatasi pergolakannya secara damai.
Erdogan juga mendesak Sudan untuk mengupayakan proses demokrasi yang normal.
Meski demikian, Erdogan menahan diri untuk tidak menyampaikan dukungan bagi Presiden Sudan Omar al-Bashir yang digulingkan dan ditangkap oleh militer.
AP melaporkan, Erdogan menyinggung hubungan sejarah yang mengakar dengan Sudan dan mendukung berlanjutnya hubungan ini.
Pemimpin Turki itu pernah menyambut baik al-Bashir di Turki dan membelanya dari tuduhan kejahatan perang, dengan mengatakan “seorang Muslim tidak bisa melakukan genosida.”





