ESEKA – Sedikitnya 53 orang tewas dan 300 orang lainnya terluka akibat kecelakaan kereta api di Eseka, Kamerun, dikarenakan kereta tergelincir hingga akhirnya terbalik, Jumat (21/10/2016).
Reuters melaporkan, Menteri Transportasi Kamerun, Edgar Alain Mebe Ngo’o, mengungkapkan jumlah korban tewas dalam kecelakaan kereta api di dekat stasiun di Eseka yang sedang melakukan perjalanan dari Yaounde ke Douala.
Seorang wartawan Reuters yang ikut menjaid penumpang memberikan kesaksiannya, ”Tiba-tiba ada suara keras, dan saya melihat gerbong belakang kami lepas dari rel dan berguling-guling. Ada banyak asap,” katanya.
Sebelum berangkat, gerbong tambahan sempat ditambahkan untuk mengakomodasi lonjakan penumpang. Namun hingga kini belum jelas diketahui pasti penyebabnya, apakah penambahan gerbong itu sebagai pemicu kecelakaan atau bukan.





