Ledakan di Dekat Bandara Damaskus, Diduga Serangan Udara Israel

Ilustrasi ledakan bom jumbo GBU43 yang digunakan AS menghantam markas NIIS di Afganistan (Quora.com)

DAMASKUS – Serangan udara Israel telah meledakan sebuah depot senjata yang dioperasikan oleh kelompok Hizbullah Libanon di dekat bandara Damaskus, Suriah.

Saksi mata mengatakan bahwa total lima serangan terjadi di dekat jalan bandara Damaskus sekitar 25km dari ibu kota pada hari Kamis (27/4/2017) pagi.

Aktivis oposisi memasang gambar secara online menunjukkan api besar di dekat daerah tersebut, seperti dilaporkan Al Jazeera. Namun belum ada komentar resmi dari pemerintah Suriah atau dari Israel.

“Kami mengerti bahwa orang-orang Israel telah melakukan serangan udara di masa lalu. Yang terakhir adalah pada bulan Januari yang menargetkan pangkalan militer Mezze.” kata Hashem Ahelbarra.

“Pada tahun 2015 mereka juga melancarkan serangan di dekat ibukota Damaskus dan di Dataran Tinggi Golan, menewaskan dua komandan Hizbullah terkemuka, termasuk Jihad Mughniya yang merupakan putra komandan tertinggi Hizbullah Imad Mughniya yang juga tewas di Damaskus pada tahun 2008,” tambahnya.

Sementara itu kantor berita Reuters, mengutip sumber intelijen, mengatakan bahwa depot yang ditargetkan adalah depot  sejumlah besar senjata yang Teheran, sekutu regional utama Presiden Suriah Bashar al-Assad, yang dikirim secara teratur melalui udara.

Rami Abdurrahman, kepala Lembaga Pemantau Hak Asasi Manusia untuk Suriah yang berbasis di Inggris, mengatakan bahwa ledakan tersebut terdengar di seluruh ibu kota.

Advertisement