Kemensos Salurkan Bantuan Rp370 Juta untuk Korban Gempa Bantul

Penyerahan bantuan logistik kepada warga terdampak gempa magnitudo 6,4 di Krajan Kiful RT.002 RW.005 Kelurahan Ploso, Kecamatan Pacitan, Jawa Timur, Sabtu (1/7/2023). (Foto: ANTARA/HO-Kemensos)

JAKARTA – Kementerian Sosial telah memberikan bantuan sebesar Rp370.246.620 untuk membantu korban gempa magnitudo 6,4 di selatan Jawa, terutama di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Pelaksana Tugas Kepala Biro Humas Kemensos, Romal Uli Jaya Sinaga, menyatakan bahwa Menteri Sosial telah memerintahkan semua petugas pusat atau balai, Taruna Siaga Bencana (Tagana), dan pihak-pihak terkait Kemensos lainnya di sekitar wilayah yang terdampak gempa, seperti Solo, Yogyakarta, Magelang, Baturaden, Temanggung, dan Pati, untuk mengecek semua lokasi terdampak dan memberikan bantuan penanganan darurat kepada warga yang terkena dampak gempa.

“Bantuan tersebut mencakup pendirian tenda serbaguna untuk tempat pengungsian di Pedukuhan Kuwon Kidul, Gunungkidul,” katanya.

Dalam penyaluran bantuan logistik Kemensos, sejumlah kabupaten terdampak telah menerima bantuan, antara lain Kabupaten Pacitan (Jawa Timur), Kabupaten Gunungkidul, Kabupaten Bantul (DIY), dan Kabupaten Kebumen (Jawa Tengah).

Bantuan logistik yang disediakan meliputi makanan untuk anak-anak, makanan siap saji, peralatan tidur, pakaian anak-anak dan dewasa, peralatan dapur, tenda gulung, tenda serbaguna, dan tenda keluarga portabel.

“Bantuan tersebut didistribusikan melalui Balai Soeharso Solo,” tuturny.

Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi yang terjadi di selatan Jawa pada Jumat (30/6/2023), memiliki magnitudo terkini sebesar 6,0.

Episenter gempa bumi berada di koordinat 8,63° LS ; 110,08° BT, di laut dengan jarak 81 km di selatan Kota Wates, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada kedalaman 67 km.

Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi ini merupakan jenis gempa bumi menengah yang disebabkan oleh aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki pergerakan naik.

Sumber: Antara

Advertisement