JAKARTA (KBK)-Dalam waktu dekat ini Badan Nasional Penanggulangan Bencana
(BNPB) berencana menguji coba pemadaman titik api di Sumatera Selatan dengan
menggunakan bahan kimia.
Menurut Kepala BNPB Willem Rampangilei, bahan kimia yang akan digunakan
untuk pemadaman api ini mampu menurunkan temperatur secara drastic, mengurangi
asap dan sudah diuji oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan
Kehutanan (LHK)
Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Kementerian
Lingkungan Hidup dan Kehutanan , Raffles Panjaitan, membenarkan kalau bahan kimia itu
sangat efektif.
“Ya benar kita sudah pakai yang jenis liquid,dengan ini lebih cepat padam
dan asap yang ditimbulkan sangat sedikit bahkan tidka ada,”katanya kepada KBK
saat dihubungi Rabu (7/10).
Raffles menambahkan, LHK telah menggunakan itu di beberapa
provinsi yang dilanda kebakaran hutan dan lahan. “Sudah dipakai di Riau,
Sumsel,Kalteng dan Kalbar,”ucapnya.
Untuk harga bahan bahan kimia itu, sambungnya, bermacam-macam
ada yang sekitar Rp.200 ribu sampai Rp2 juta perliter.




