FIJI (KBK)—Bencana badai tropis yang melanda Fiji dua pekan lalu menimbulkan kerugian cukup besar. Pemerintah memperkirakan total kerugian mencapai lebih dari FJ$ 1 miliar atau US$ 500 juta.
Dalam laporan situasi yang dirilis Kantor PBB untuk Koordinasi Bantuan Kemanusiaan (UNOCHA) yang diakses Senin (29/2/2016) menyebutkan, sedikitnya 350 ribu warga Fiji terdampak. Laporan itu juga menyebutkan 42 orang dikonfirmasi tewas.
Sune Gudnitz, Pimpinan OCHA meyampaikan, ketahanan pangan menjadi masalah serius karena lahan pertanian hancur. “Pasar hancur atau tidak dapat diakses di banyak daerah yang terkena topan,” katanya.
Hingga Ahad (28/2), sedikitnya 51 ribu orang masih mengungsi di 811 fasilitas penampungan yang disediakan pemerintah. Sementara itu, 1.177 sekolah dan pusat pendidikan anak usia dini akan mulai beroperasi Senin ini.
Akses jalan yang buruk serta jaringan komunikasi yang rusak masih menjadi kendala dalam pengiriman bantuan.





