NU Inginkan Bayar Zakat Jadi Gaya Hidup

ilustrasi/ist

JAKARTA– Nahdlatul Ulama menginginkan agar membayar zakat bisa menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat setelah adanya digitalisasi pembayaran zakat melalui aplikasi atau layanan operator seluler yang bisa diakses dengan mudah di telepon genggam.

“Kami ingin agar membayar zakat dimudahkan dengan berbagai cara sehingga nanti bisa dilakukan kapan saja mulai dari bangun tidur atau ketika shalat jumat lupa sedekah bisa langsung melalui handphone masing-masing,” kata Ketua Lembaga Amil Zakat, Infak, Sedekah, Nahdatul Ulama (Lazisnu) Syamsul Huda di Gedung PBNU Jakarta, Minggu.

Syamsul mengatakan aplikasi pada telepon genggam merupakan sarana paling tepat untuk memudahkan pembayaran zakat di dunia “cyber” ini, namun belum banyak warga masyarakat yang mengetahuinya.

Lazisnu yang sudah menjalankan sistem “penjemputan” zakat dari pintu ke pintu, ini sedang mengembangkan pembayaran zakat multimedia dengan membangun kerja sama operator seluler terbesar, yakni Telkomsel.

“Lazisnu akan menggunakan multimedia dengan menggunakan sistem t-cash pada Telkomsel sehingga keinginan untuk membayar zakat kapan pun bisa terlaksana melalui handphone masing-masing,” kata Syamsul.

Advertisement