SURABAYA – Sebanyak 4.479 calon jamaah haji asal Embarkasi Surabaya berisiko tinggi karena kondisi kesehatannya dan 67,04 persen dari total jamaah haji yang telah masuk ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya.
Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Tanjung Perak Surabaya dr Muhammad Budi Hidayat, M.Kes mengatakan sejak kloter 1 masuk Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada 27 Juli sampai kloter 15 yang diberangkatkan ke tanah suci Mekkah pada Selasa (1/8/2017), telah menerima kunjungan poli calon jamaah haji sebanyak 269 orang.
“Dari jumlah kunjungan poli tersebut, 44 orang di antaranya kami rujuk ke Rumah Sakit Umum Haji Surabaya,” katanya menjelaskan, dikutip Antara.
Dari rombongan calon jamaah haji kloter 1 hingga 15 saat masuk ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya, dia mendata sebanyak 17 calon jamaah haji terpaksa menunda keberangkatannya ke tanah suci Mekkah karena harus menjalani perawatan medis, namun kini tinggal 15 karena dua orang sudah membaik.
15 calon jamaah haji yang masih tertunda keberangkatannya itu, dia merinci, sembilan orang di antaranya masih dalam perawatan di rumah sakit, sedangkan enam orang masih menunggu hasil vaksinasi yang memakan waktu selama 14 hari.





