Ketuk Pintu Mustahik, DD Waspada Bantu Bu Rini Buruh Ikat Sapu Lidi

MEDAN – Dompet Dhuafa Waspada (DD Waspada) kembali mengetuk pintu mustahik, dan kali ini tim mengetuk pintu rumah Bu Rini, seorang buruh ikat sapu lidi.

Bu Rini telah lama menjadi tulang punggung keluarga untuk menghidupi keempat anaknya.Sejak ditinggal suami, putra sulungnya tidak tega melihatnya ia bekerja seorang diri.

“Tepat lah pas bapak udah gak ada, di tahun itu juga di berhenti sekolah,” ucap Bu Rini.

Demi membantu sang ibu, putra sulungnya itu rela bekerja sebagai buruh di pabrik batu bata. “Karena memang saat itu adik-adiknya kan juga sekolah, butuh banyak biaya,” tambah Bu Rini.

Selama ini Bu Rini memang hanya menerima upah sebesar 35 ribu saja dalam satu hari. Dengan nominal sedemikian, dia harus membagi-bagi untuk makan dan kebutuhan sekolah anaknya.

“Ya makan apa yang bisa dimakan saja yang penting anak-anak bisa sekolah,” ucapnya.

Pengorbanan putra sulungnya membantu keuangan keluarga juga bukan hal yang diinginkan Bu Rini. Tetapi, tidak bisa ia pungkiri, terbantunya ekonomi keluarga juga karena putra sulungnya turut bekerja.

Menjadi satu penerima manfaat ketuk pintu membuat Bu Rini begitu bersyukur, karena belakangan ini tak bekerja lantaran tidak ada lidi yang diolah saat musim penghujan tiba.

Program Ketuk Pintu Mustahik ini masih terus berjalan dan membuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin berbagi. Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Waspada, Sulaiman, mengatakan bahwa sebisanya DD Waspada senantiasa membantu mustahik agar mereka bisa makan.

“Lewat program Ketuk Pintu Mustahik mereka kita bantu makan satu bulan, harapannya mereka tidak memikirkan lagi makan apa satu bulan kedepan,” ucapnya, dalam keterangan tertulis.

Untuk partisipasi dalam program ini sahabat dapat datang langsung kunjungi kantor Dompet Dhuafa Waspada atau hubungi ke 081262006967.

Advertisement