Kiat Jaga Pola Makan Sehat Selama Ramadan Sesuai Anjuran Ahli Gizi

Illustrasi. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Pola makan akan mengalami perubahan selama Ramadan. Meski membatasi waktu makan dan minum, bukan berarti pola makan sehat tak dapat dijaga. Beberapa hal perlu diperhatikan untuk menjaga pola makan sehat selama puasa.

Ahli gizi senior di Rumah Sakit Wockhardt Mira Road Mumbai, India, Riya Desai, membagikan kiat menjaga pola makan sehat selama Ramadan 2024.

“Saat Ramadan jatuh di musim panas, kehati-hatian harus dilakukan saat menjalankan puasa. Konsep utama yang perlu diingat adalah hidrasi, energi yang cukup, makanan kaya protein dengan serat tinggi, dan pola makan kaya antioksidan,” kata Riya Desai dilansir dari Hindustan Times.

Pertama, konsumsi buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan sumber protein guna menjaga tingkat energi tubuh. Prioritaskan makanan padat nutrisi untuk menjaga kesehatan fisik dan mendukung stabilitas emosi selama Ramadan, sehingga membantu tubuh merasa kenyang lebih lama.

Kedua, jaga hidrasi atau keseimbangan cairan dalam tubuh, hindari konsumsi makanan asin, pedas, dan gorengan untuk mengurangi rasa haus saat berpuasa. Pilihlah cairan dengan kandungan kafein yang sedikit (seperti kopi dan teh) karena dapat menyebabkan dehidrasi.

Ketiga, kontrol kalori yang masuk ke tubuh. Hindari makanan digoreng dan manis yang dapat menyebabkan peningkatan berat badan dan kadar gula darah.

Keempat, penting untuk mengontrol porsi makanan selama Ramadan, hindari makan berlebihan sebelum atau sesudah puasa. Dianjurkan mengonsumsi makanan dengan kesadaran dan pemahaman saat lapar agar tubuh tidak terlalu kenyang.

Kelima, pastikan santapan sahur memiliki gizi seimbang. Mulailah hari dengan sahur bergizi yang melibatkan karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, dan cairan yang dapat menopang tubuh sepanjang hari.

Terakhir, buka puasa dengan mengonsumsi tiga kurma. Pastikan asupan cairan cukup. Disarankan juga untuk mengonsumsi sayuran yang kaya vitamin dan nutrisi setelah berpuasa, selain biji-bijian untuk energi dan serat, serta daging tanpa lemak yang dipanggang atau dibakar, termasuk ayam dan ikan tanpa kulit, untuk mendapatkan porsi protein sehat yang optimal.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here