Kisah 3 Layanan Jenazah Tim Barzah DD

Layanan Tim Barzah Dompet Dhuafa untuk orang terlantar dan dhuafa. Foto: Tim Barzah

Layanan Tim Barzah Dompet Dhuafa untuk orang terlantar dan dhuafa. Foto: Tim Barzah
Layanan Tim Barzah Dompet Dhuafa untuk orang terlantar dan dhuafa. Foto: Tim Barzah
JAKARTA (KBK)– Sejak lusa sampai kemarin sore, Senin (3/10/2016), tiga layanan jenazah berhasil dilakoni oleh Tim Barzah Dompet Dhuafa (DD), ketiga profil almarhum sangat menyentuh hati. Mulai dari kematian gantung diri, kecelakaan tabrak Lari, sampai kematian mendadak yang terjadi di luar dugaan.

Hal itu diungkapkan Ustad Madroi, Koordinator Tim Barzah DD kepada KBK, Selasa (4/10/2016).

Layanan jenazah pertama, kata Madroi, dari Jl.H Mawi, Kampung Waru Jaya, RT03/01, Kecamatan Parung, Bogor. Adalah Almarhum Sunarto, 40 tahun, meninggal karena bunuh diri di rumah majikan, tempat almarhum bekerja.

Pemilik rumah Ardi menuturkan, penyebab bunuh diri Narto, tidak ada yang tahu karena semasa hidup almarhum sedikit tertutup.

Kejadian Ahad malam (2/10/2016) sekitar Pukul 22.00 WIB. Ia ditemukan dalam posisi membungkuk dengan kabel membelit di lehernya.

Ardi pemilik rumah segera mencari bantuan dari warga sekitar dan melaporkan ke Polsek Parung.

Tim barzah dengan ambulan jenazah membantu membawa jasad almarhum Sunarto ke Polsek Parung menunggu keluarga yang dari Tanggerang untuk datang menjemput.

Almarhum Sunarto sebelumnya bekerja sebagai tukang bangunan yang sudah lama ikut bekerja dengan Ardi (Pemilik rumah), sementara keluarga almarhum berada di daerah Jawa tengah.

Ardi pemilik rumah, saat kejadian tidak ada di tempat dan ketika berkunjung, sekitar pukul 22.00 itu, rumahnya dalam keadaan gelap dan mendapatkan almarhum sudah terbelit kabel di lehernya.

Almarhum sudah terbiasa menempati rumah Ardi seorang diri, setiap hari. Ardi sendiri tinggal di rumah lain di daerah Gandul, Jakarta Selatan. Hanya sekali dua hari ia mengunjungi rumah di Kampung Waru itu.

Setelah keluarganya dari Tangerang datang, kata Ustad Madroi, atas permintaan saudaranya itu, almarhum Sunarto diantar oleh ambulan Barzah DD ke Wonogiri Jateng, secara cuma-cuma.

BERIKUTNYA : Layanan Jenazah kedua adalah almarhumah Ilfiani binti Zulkifli

Advertisement