Kisah Kedermawanan Rasulullah SAW

JAKARTA – Nabi Muhammad SAW adalah teladan yang sempurna, sesuai dengan penjelasan dalam Al-Qur’an surah Al-Ahzab ayat 21. Artinya, “Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan yang banyak mengingat Allah.”

Dalam kepribadiannya, terdapat berbagai sifat mulia, salah satunya adalah kedermawanan. Rasulullah SAW terkenal sebagai pribadi yang dermawan dan memiliki rasa empati sosial yang besar.

Suatu hari, beliau menerima hadiah seorang perempuan berupa sehelai baju.

“Wahai Rasulullah, aku ingin menghadiahkan baju ini untuk engkau,” kata perempuan itu.

Rasulullah SAW pun menerima pemberitaan itu. Rasanya bertepatan waktu. Sebab, beliau saat itu memang membutuhkan baju.

Untuk menghargai sang pemberi, pakaian itu lalu dikenakannya sepulang dari masjid. Beberapa saat kemudian, datang seorang sahabat beliau. Pria ini menyadari bahwa Nabi SAW baru saja menerima hadiah.

“Wahai Rasulullah, alangkah bagusnya baju ini. Sudikah engkau memberikannya kepadaku?”

“Ya,” jawab Rasul SAW. Beliau langsung bergegas kembali ke rumah, berganti pakaian, lantas memberikan baju baru tersebut kepada sahabatnya itu.

Sesudah Nabi SAW beranjak dari tempat itu, para sahabat lain menegur orang yang telah meminta baju itu.

“Padahal, kamu mengetahui bahwa Rasulullah SAW membutuhkannya. Tahukah engkau, beliau tidak akan menolak seseorang yang meminta sesuatu kepadanya?”.

Kisah berikutnya juga menggambarkan kedermawanan Rasulullah SAW. Pada suatu hari, beliau pergi berbelanja. Berbekal uang delapan dirham, Rasul SAW hendak membeli pakaian dan beberapa peralatan rumah tangga.

Belum juga sampai di pasar, beliau mendapati seorang perempuan sedang menangis. Muslimah tersebut mengaku kehilangan uang sebesar dua dirham.

Untuk menghibur hatinya, Rasulullah SAW mengeluarkan uang dua dirham. Kepingan emas itu lantas diberikannya kepada si wanita sebagai ganti atas uang yang hilang.

Uang Nabi SAW kini tinggal enam dirham. Sesudah mengucapkan salam, beliau kembali melanjutkan perjalanannya. (bwi.go.id)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here