JAKARTA – Wajah Asnah hampir tak berekspresi. Di depan rumahnya yang terletak di jalan Niken Gandini Rt 2 Rw 1 Desa Japan, Kecamatan Babadan, Ponorogo, Jawa Timur, Asnah hanya isa duduk termenung.
Sesekali wajahnya mensaratkan sesuatu. Ketika ditemui relawan dari Share If You Care Ponorogo, nenek berusia 81 tahun itu mengaku rindu dengan kampung halamannya di Cilebut Bogor. Namun untuk pulang Asnah tak memiliki biaya disamping usianya yang sepuh.
Dilansir dari akun instagram @siyc_ponorogo Asnah sangat ingin pulang kampung berkumpul dengan sanak saudara. Dahulu Asnah bekerja di Jakarta sebagai juru masak di rumah pak Karno. Di sana Asnah bertemu dengan Somiran. Keduanya memutuskan untuk menikah di Jakarta.
Setelah menikah Asnah memutuskan ikut suami ke tanah kelahirannya di Tambakbayan Ponorogo.Namun setelah 30 tahun berlalu suami Asnah meninggal dunia dan ia pun tinggal sebatang kara di Ponorogo dengan kondisi ekonomi yang memprihatinkan.
Bahkan tempat tinggalnya kini hasil gotong royong warga, untuk makan sehari-hari pun juga berkat bantuan warga sekitar. Dari pernikahan tersebut Asnah memiliki anak, namun anak tersebut telah di berikan ke orang lain. Di penghujung usia harapan Asnah hanya satu, ia bisa kembali ke Cilebut, Bogor tempat dirinya dilahirkan.
“Menurut info Kampung Mbah Asnah di Cilebut masuk kecamatan sukaraja dekat terminal Cilebut yang ada sungai dan dekat pohon-pohon bambu. Saudaranya bernama kadijah lotong,” tulis admin @siyc_ponorogo dalam tautannya.





