JAKARTA – sejak viral di media sosial karena mengirimkan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo, Bulan Karunia Rudianti kian terkenal. Purwanti, ibunda Bulan, mengatakan, Bulan adalah putri bungsu dari 3 bersaudara. Saat hamil Bulan, Purwanti menuturkan, dia tak merasa ada keanehan sedikit pun. Hingga memasuki masa kandungan 5 bulan, ia sering merasa rasa sakit yang luar biasa.
“Rasanya seperti mau melahirkan saja. Sakitnya tak tertahankan. Sempat saya minta ke dokter biar dikeluarkan saja (bayinya). Tapi dokter bilang nggak usah, bayinya sudah lengkap. Dikasih obat saja,” ungkap Purwanti seperti dilansir WartaKota (19/3).
Kemudian, hingga usia kandungan memasuki usia 8 bulan, saat USG dilakukan, mereka melihat janin di kandungannya tidak memiliki kaki.
“Saya tanya ke dokter. Dok, kok kakinya tidak kelihatan. Dokter bilang ibu banyakin gerakan seperti ngepel, sujud, biar posisi sang anak berubah dan kakinya kelihatan,” tuturnya.
Pada 7 Juli 2007, operasi caesar dilakukan dan bayi Bulan lahir ke dunia. Saat itulah, Purwanti dan suami beserta anggota keluarga lainnya tahu bahwa Bulan tak punya kaki. Purwanti dan keluarga syok.
“Kalau menurut dokter karena virus. Makanya anak saya lahir tanpa kedua kaki,” ujarnya.
Dia dan suami memutuskan untuk tidak larut dalam kesedihan dan menerima Bulan sebagai karunia terindah dari Tuhan yang diamanahkan kepada mereka.
Meski tidak memiliki kaki, seiring berjalannya waktu, Bulan terus tumbuh menjadi anak yang ceria, bersemangat dan juga pintar. Untuk jalan, dia mengandalkan kedua tangannya. Terkadang di rumah, dia berjalan dengan bantuan skateboard.





