Koalisi Saudi Akui Bersalah dalam Serangan Bus Yaman yang Tewaskan Puluhan Anak

Ilustrasi serangan Saudi terhadap bus sekolah anak di Yaman

RIYADH – Koalisi yang dipimpin Saudi telah  menyatakan penyesalan atas kesalahan dalam serangan udara mematikan di sebuah bus di Yaman yang menyebabkan puluhan anak-anak mati.

Saudi Press Agency (SPA) mengatakan, “Komando Pasukan Gabungan dari Koalisi mengungkapkan penyesalan atas kesalahan, memperluas simpati, belasungkawa dan solidaritas kepada keluarga korban.”

Pada 9 Agustus, serangan udara yang dipimpin Saudi menargetkan sebuah bus yang membawa anak-anak di provinsi Saada barat laut Yaman. Sedikitnya 50 orang, sebagian besar anak-anak, tewas dan puluhan lainnya terluka.

Koalisi mengatakan akan melakukan proses hukum “untuk menahan orang-orang yang melakukan kesalahan bertanggung jawab.”

Ia juga menjanjikan bantuan sukarela bagi mereka yang terkena dampak serangan itu.

Letnan Jenderal Mansour al-Mansour, kepala Tim Penilai Insiden Bersama (JIAT), mengatakan dalam konferensi pers di Riyadh bahwa video-video pesawat yang melancarkan serangan itu sedang diselidiki.

“Pihak berwenang diberitahu bahwa ada pemimpin Houthi di bus. Perintah untuk menabrak bus di daerah yang jauh dari warga sipil diberikan ketika bus itu bergerak. Karena tidak ada pesawat perang di dekatnya di daerah itu, target tidak bisa pukul saat itu. Setelah bus berhenti di suatu tempat di mana ada warga sipil di sekitar, perintah lain untuk tidak menargetkan bus diberikan tetapi pesanan datang terlambat,” bebernya, dikutip Anadolu.

Serangan udara itu adalah yang terbaru dalam serangkaian serangan oleh koalisi pimpinan Saudi yang didukung AS di negara itu. Pasukan memasuki Yaman tiga tahun sebelumnya untuk memerangi pemberontak Houthi yang telah mengambil alih pemerintah Yaman di ibukota, Sanaa.

 

Advertisement