SORONG – Tim Tebar Hewan Kurban (THK) Dompet Dhuafa menyalurkan amanah kurban di Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya.
Kali ini Dompet Dhuafa hadir di Papua Barat Daya bersama mitra kebaikan Kerohania Islam Otoritas Jasa Keuangan (ROIS OJK). Selain didistribusikan di wilayah Sorong, Papua Barat Daya, daging kurban ROIS OJK juga didistribusikan ke wilayah Pulau Buru, Maluku, dan Lampung.
Di wilayah Sorong sendiri, Dompet Dhuafa dan ROIS OJK mendistribusikan 9 ekor sapi di 8 titik wilayah. Antara lain di Pulau Arar, Warmon Kokoda, Klabinain, Margomulyo, Malasom, Maibo, dan Kuruwato, yang tersebar di Distrik Aimas dan Mayamuk, Kabupaten Sorong, Papua Barat. Sementara di Maluku, Dompet Dhuafa dan ROIS OJK mendistribusikan 17 ekor sapi di Pulau Buru dan Pulau Buru Selatan, serta 40 ekor kambing di Palas, Lampung Selatan, Lampung.
Yoni Dwi Prasetyo selaku Tim Monitoring dan Evaluasi Program Tebar Hewan Kurban ROIS OJK mengungkapkan bahwa kolaborasi kebaikan yang terjalin ini hadir berkat uluran tangan Insan OJK yang ingin berkurban.
Untuk Program THK sendiri, ROIS OJK menyerahkan dana sebesar Rp512.850.000. Wilayah 3T dan pemerataan daging kurban menjadi alasan ROIS OJK mendistribusikan hewan kurbannya di wilayah Papua Barat Daya, Maluku, dan Lampung.
Aksi kebaikan ini juga merupakan upaya Dompet Dhuafa bersama ROIS OJK dalam mendistribusikan daging kurban dengan merata ke pelosok.
“Tahun ini ROIS OJK ingin mendistribusikan sapinya itu di daerah 3T, di mana Kabupaten Sorong yang ada di Papua Barat Daya ini termasuk salah satu daerah 3T yang memang masih membutuhkan daging sapi. Karena, memang berdasarkan data IDEAS stok daging di wilayah Papua ini masih rendah, bahkan masih defisit. Kita juga menginginkan sapi atau daging kurban ini bisa dirasakan oleh saudara-saudara kita yang memang setahun atau dua tahun ini belum bisa menikmati daging kurban,” ujar Yoni.





