KABUL (KBK) – Gempa dengan kekuatan 7,5 Skala Richter (SR) memporak-porandakan Afghanistan Utara hingga India Utara dan Pakistan. Puluhan hingga ratusan orang dinyatakan tewas di masing-masing wilayah dan angka korban terus bertambah.
The US Geological Survey menempatkan pusat gempa di dekat Jarm di Timur Laut Afghanistan, 250 km dari ibukota Kabul dengan kedalaman 213 km. Lalu lintas terhenti di Kashmir, Srinagar saat gempa besar itu melanda.
Data sementara total korban tewas mencapai 335 orang, 253 orang tewas di Pakistan dan sekitar 82 orang lainnya di Afghanistan, menurut laporan resmi kedua negara.
Nawaz Sharif, Perdana Menteri Pakistan, mempercepat kunjungannya ke Inggris dan segera pulang untuk mengkoordinasikan keadaan darurat.
Seperti dilaporkan Al Jazeera, Hikmat Fasi, warga Parwan Provinsi di Afghanistan Utara, mengatakan, gempa menyebabkan banyak kerusakan di daerahnya.
“Kami aman, tapi saya melihat banyak bangunan runtuh,” kata Hikmat Fasi. “Gempa ini menyebabkan kerusakan parah pada daerah kami. Kami hanya bisa berdo’a,” tambahnya.
Semua rumah sakit militer dan helikopter disiapkan untuk siaga dan waspada.
Getaran kuat juga dirasakan di New Delhi dan Islamabad, warga mengatakan, bahkan pihak berwenang di India dan Pakistan mengeluarkan peringatan akan terjadinya gempa susulan yang kuat.
Reporter Al Jazeera Kamal Hyder, melaporkan dari Islamabad, dinding-dinding gedung di ibukota Pakistan bergoyang kencang, orang-orang berhamburan keluar gedung perkantoran karena panik.
Shaukat Iqbal, warga dari kabupaten Charsadda di Khyber Pakhtunkhwa-kata merasa seolah-olah gempa terus semakin parah.
“Saya bisa melihat rumah-rumah, gedung-gedung bergetar. Saya takut dan khawatir dengan keluarga saya yang tinggal di distrik Malakand. Semua saluran telepon terputus.”
Waqas Habibi Rana, warga dari Lahore, melihat banyak orang meninggalkan rumah mereka dan gedung perkantoran, ketika gempa melanda kota itu.
“Segera setelah kami merasakan gempa pertama, kami melangkah keluar dari rumah kami. Gempa tersebut berhenti beberapa detik, akan tetapi tidak lama kemudian mulai lagi,” kata Waqas.
“Gempa ketiga benar-benar parah. Merupakan gempa terburuk yang pernah saya alami di Pakistan. Semua orang takut dan berdoa,” tambahnya.
Al Jazeera juga melaporkan, gempa telah memicu tanah longsor di Baltistan, wilayah pegunungan karakoram di Pakistan.





