Korban Gempa Italia Tidur Seadanya di Mobil dan Tenda

Gempa kuat di Italia, membuat penghuni di sebuah rumah sakit dievakuasi/ Reuters

ROMA – Ribuan warga Italia terpaksa menghabiskan malam di mobil, tenda, dan tempat dengan akomodasi sementara menyusul gempa keempat mengguncang negara itu dalam tiga bulan terakhir.

Gempa yang terjadi pada Minggu kemarin tidak menimbulkan korban jiwa, namun sekitar 20 orang terluka. Gempa susulan dengan getaran kuat pun masih kerap terjadi dan menjatuhkan puing-puing seperti dikutip dari BBC, Senin (31/10/2016).

Tremor dari gempa terbaru ini juga dirasakan di ibukota Roma, getaran juga dirasakan di Venice sebelah utara Italia.

Perdana Menteri Matteo Renzi telah berjanji semuanya akan dibangun kembali dan mengatakan akan segera menemukan sumber daya yang diperlukan.

“Kami akan melalui periode yang sangat sulit. Kita tidak harus membiarkan rasa sakit yang mendalam, kelelahan dan stres yang kita miliki sekarang berubah menjadi pengunduran diri,” katanya.

Wilayah tengah Italia telah beberapa kali dilanda gempa besar dalam beberapa tahun terakhir. Gempa bumi telah menghancurkan kota L’Aquila pada tahun 2009 dan Amatrice pada bulan Agustus tahun ini menewaskan sekitar 300 orang. Namun gempa keduanya hanya berkekuatan 6,2 dan lebih dalam ketimbang gempa pada hari Minggu.

Advertisement