KABUL (KBK) – Tim penyelamat bergegas memberikan bantuan kepada korban gempa bumu berkekuatan 7,5 SR yang melanda Afghanistan Utara dan Pakistan, menewaskan lebih dari 300 orang, terutama di kawasan pegunungan.
Ribuan orang malam tadi menghabiskan malam di luar ruangan, mereka tidak menghiraukan suhu dan dinginnya malam. Mereka enggan untuk kembali, karena masih trauma dengan goncangan gempa yang terakhir, Selasa Pagi (27/10/2015).
“Upaya penyelamatan sedang berlangsung. Tenda, selimut dan tikar tidur juga sudah disediakan,” ungkap Latif Ar Rahman, seorang pejabat manajemen bencana Pakistan, kepada Reuters dari kota barat laut Peshawar.
“Otoritas militer dan sipil Pakistan mengirim beberapa helikopter ke daerah yang terkena gempa untuk melakukan asesment kerusakan dan menjalankan operasi penyelamatan,” kata Otoritas Manajemen Bencana Nasional, Pakistan.
Menurut laporan resmi kedua negara, total korban tewas mencapai 375 orang; 260 orang tewas di Pakistan dan 115 lebih di Afghanistan dan 2.000 orang lebih terluka.
Reporter Al Jazeera melaporkan, Rabu (28/10/2015), sekitar 130 orang tewas di daerah Lembah Swat. Sekolah-sekolah di kawasan ini juga ditutup karena takut gempa susulan akan menghancurkan gedung sekolah tersebut. Di Lembah Swat tersebut dilaporkan ada 1.900 rumah dan bangunan yang rusak.
“Orang-orang terlihat mencoba untuk mengambil apa pun yang mereka dapati dari reruntuhan rumah mereka,” lapor reporter Al Jazeera.
Dalam upaya penyelamatan, saat ini sudah lebih dari 2.000 tenda didistribusikan untuk penduduk yang kehilangan tempat tinggal.
Korban tewas menurut Al Jazeera masih berkemungkinan naik, karena komunikasi selama ini terputus dari banyak lokasi yang dihantam gempa di Pegunungan Hindu Kush, di mana gempa itu berpusat.
Selain karena gempa, tanah longsor disebabkan hujan deras dan salju di kawasan pegunungan Pakistan Utara, telah menyebabkan ribuan wisatawan terdampar.
Nawaz Sharif, Perdana Menteri Pakistan, memperpendek kunjungannya ke Inggris dan terbang pulang ke Pakistan untuk menghadapi keadaan darurat.




