
GAZA – Pasukan pendudukan Israel dilaporkan telah melakukan lima aksi pembantaian terhadap keluarga-keluarga di Jalur Gaza dalam 24 jam terakhir, mengakibatkan sedikitnya 58 warga Palestina meninggal dunia dan 86 lainnya terluka, menurut laporan medis.
Sejak serangan dimulai pada 7 Oktober 2023, jumlah korban tewas terus bertambah, mencapai 45.317 jiwa, sementara 107.713 orang lainnya terluka.
Sebagian besar korban adalah perempuan dan anak-anak, sebagaimana dilaporkan oleh kantor berita WAFA yang mengutip sumber medis.
Layanan darurat menghadapi kesulitan untuk menjangkau korban yang masih terjebak di bawah reruntuhan atau di jalanan, karena pasukan Israel terus menghalangi pergerakan ambulans dan tim penyelamat.
Meskipun Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menyerukan gencatan senjata segera dan Mahkamah Internasional (ICJ) mendesak langkah-langkah untuk mencegah genosida serta mengatasi krisis kemanusiaan di Gaza, serangan yang disebut sebagai tindakan genosida ini tetap berlanjut.




