IDLIB – Jumlah warga sipil yang tewas akibat serangan udara Rusia di kota Idlib di barat laut Suriah telah meningkat menjadi 42 dengan 80 lainnya luka-luka.
Mustafa Haj Yousuf, kepala badan pertahanan sipil White Helmets di Idlib, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa serangan itu telah menargetkan desa Zardana.
Menurut Haj Yousuf, lima anggota White Helmets berada di antara mereka yang terluka akibat serangan, yang, ia duga telah menerjang daerah pemukiman.
“Serangan udara itu dilakukan oleh SU-24 jet tempur Rusia yang dikirim dari pangkalan udara Latakia,” kelompok oposisi Suriah mengatakan dalam sebuah pernyataan.
Warga sipil yang terluka dilaporkan dibawa ke rumah sakit terdekat sementara unit pertahanan sipil setempat melakukan operasi pencarian dan penyelamatan.
Idlib, yang tetap di bawah kendali oposisi, ditetapkan sebagai “zona de-eskalasi” – di mana tindakan agresi secara tegas dilarang – pada bulan Mei tahun lalu.
Namun demikian, rezim Assad dan pasukan Rusia terus melakukan serangan di wilayah tersebut.





