MANCHESTER – Korban tewas di serangan bom konser Ariana Grande di Manchester Arena pada Senin (22/5/2017) malam bertambah menjadi 22 orang.
Korban tewas termasuk anak-anak, dan dilakukan oleh seorang tersangka yang membawa sebuah bom, seperti diungkapkan Polisi Manchester, dilansir CNN.
“Penyerang, saya bisa memastikan, meninggal di arena dan kami yakin penyerang itu membawa alat peledak yang diledakkannya, dan menyebabkan kekejaman ini,” kata Kepala Polisi Ian Hopkins.
Sebanyak 400 polisi dikerahkan semalam, dan polisi meyakini jika pelaku merupakan pelaku tunggal.





