Krisis Air Bersih, Warga Kupang Diminta Siapkan Penampungan Air

Ilustrasi/ Antara

KUPANG – Menghadapi krisis air bersih yang mulai melanda Kupang, warga diminta menyiapkan tempat penampungan air yang besar guna menampung pasokan air bersih dari pemerintah.

“Penampungan air itu diperlukan agar bantuan air bersih yang disalurkan melalui tangki air nantinya bisa langsung dialirkan ke tempat itu, dan selanjutnya dimanfaatkan bersama oleh warga di kelurahan itu,” kata Wali Kota Kupang Jonas Salean, Jumat (16/9/2016).

Berdasarkan hasil pendataan lapangan yang dilakukan BPBD dan bekerja sama dengan pihak kelurahan, ditentukan kelurahan penerima bantuan air bersih gratis dari pemerintah. Pemkot Kupang lalu menyalurkan air bersih menggunakan tangki air secara teknis dilaksanakan oleh BPBD Kupang.

Pihak kelurahan harus menyediakan tempat penampungan yang besar agar air yang disalurkan tersebut bisa dimanafaatkan secara bersama oleh warga. “Dengan begitu, saat penyaluran air oleh BPBD tidak lagi mengalami kesulitan,” kata Jonas pula.

Sementara itu Mantan Sekretaris Daerah Kota Kupang itu membenarkan setiap tahun saat memasuki musim kemarau, warga daerah itu akan mengalami kesulitan pemenuhan air bersih sebagai akibat penurunan debit air perusahaan daerah air minum (PDAM) setempat.

Untuk mengatasinya, Pemkot Kupang menerapkan kebijakan pembagian air secara gratis langsung kepada warga di setiap kelurahan untuk membantu pemenuhan kebutuhan air bersih.

Langkah lain juga sedang dilakukan pemerintah yakni dengan mengupayakan percepatan realisasi pembangunan bendungan di Kelurahan Kolhua agar bisa membantu warga di tengah krisis air melanda karena kemarau ini.

“Koordinasi dengan pemerintah provinsi untuk percepatan pembebasan lahan terus dilakukan, sehingga pengerjaan fisik bisa segera dilakukan,” kata Jonas.

Advertisement