JAKARTA-Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Negara-negara Organisasi Kerja Sama Islam (KTT Luar Biasa OKI) ke-5 yang akan gelar di Jakarta awal Maret mendatang akan menghasilkan dua dokumen terkait Palestina dan al-Quds al-Syarif, yaitu dokumen resolusi dan deklarasi.
Direktur Jenderal Multilateral Kemenlu RI, Hassan Kleib memaparkan dokumen resolusi nantinya berisi konfirmasi kembali negara-negara OKI dengan fokus Palestina dan Yerusalem.
Sementara itu, dokumen deklarasi berisi langkah konkret ke depan untuk menindaklanjuti hal-hal yang disepakati negara-negara OKI terkait Palestina dan Yerusalem.
Melalui dua dokumen ini, Hassan berharap KTT Luar Biasa OKI kali ini akan menghasilkan langkah-langkah konkret dalam upaya mendukung kedaulatan negara Palestina dan terciptanya solusi dua negara dengan Israel.
“Selama KTT terakhir hanya ada resolusi, hanya pernyataan sikap. Kami berharap (KTT) ini bukan hanya suatu event, tapi suatu proses. Deklarasi ini akan berisi langkah-langkah konkret,” ujar Hassan seperti diberitakan CNN,Jumat (26/2).
KTT Luar Biasa OKI kali ini,ucap Hassan, akan memperjuangkan legitimasi untuk Palestina yang mengikat, terutama menegnai upaya perdamaian antara Hamas dan Fatah.
Dalam kesempatan ini, para perwakilan dan kepala negara OKI akan meninjau kembali sejauh mana langkah-langkah perdamaian setelah terhenti pada Mei 2015.
Sementara soal Yerusalem, KTT Luar Biasa OKI ke-5 tahun ini akan membahas tentang perbatasan Tepi Barat dan Jalur Gaza dengan Palestina Timur, status Yerusalem, permukiman Yerusalem dan akses air jika negara Palestina nanti berdiri.




