KANADA – Bintang Film Angelina Jolie telah mengutuk kekerasan seksual yang dilakukan pada wanita Rohingya di Negara Bagian Rakhi
Jolie, utusan khusus Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR), mengatakan kepada sebuah delegasi Bangladesh di kota Vancouver Kanada bahwa dia berencana mengunjungi korban kekerasan seksual Rohingya.
“Kemudian dia menyebutkan tentang kekerasan seksual yang dihadapi oleh hampir setiap wanita Rohingya yang melarikan diri ke Bangladesh dan mengutuk konflik bersenjata di Myanmar,” kata kementerian luar negeri Bangladesh dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis (16/11/2017), dilansir Reuters.
Namun dia tidak memberikan rincian perjalanan yang diajukan Jolie.
Tuduhan pemerkosaan massal terorganisir dan kejahatan lainnya terhadap kemanusiaan ditujukan pada militer Myanmar pada hari Minggu oleh pejabat senior PBB lainnya, yang telah mengunjungi kamp-kamp di Bangladesh dimana pengungsi Rohingya telah berlindung.
Pramila Patten, perwakilan khusus sekjen PBB tentang kekerasan seksual dalam konflik, mengatakan bahwa dia akan mengajukan tuduhan menentang militer Myanmar dengan Pengadilan Pidana Internasional di Den Haag.