YAMAN – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mencatat setidaknya 2.200 kematian akibat kolera di Yaman yang dilanda perang sejak 27 April.
Menurut sebuah laporan WHO yang dirilis pada hari Rabu (15/11/2017), sejumlah 926.187 kasus kolera yang dicurigai telah terdaftar di seluruh negeri selama periode yang sama.
Menurut organisasi PBB, dilansir Anadolu, kasus kolera telah dilaporkan di 22 dari 23 provinsi di Yaman.
Satu-satunya bagian negara yang tetap tidak terpengaruh oleh epidemi ini adalah provinsi Socotra di Yaman, sebuah kepulauan kecil empat pulau di Laut Arab.
Yaman tetap terpuruk karena kekerasan sejak tahun 2014, ketika pemberontak Houthi menguasai sebagian besar negara tersebut.
Konflik tersebut meningkat pada tahun 2015 ketika Arab Saudi memulai kampanye udara yang menghancurkan di Yaman yang bertujuan untuk mengembalikan keuntungan Houthi.
Menurut Komite Internasional Palang Merah, lebih dari 3 juta orang Yaman telah dipaksa untuk meninggalkan rumah mereka sejak konflik dimulai, sementara lebih dari 20 juta orang membutuhkan bantuan kemanusiaan.





