Lagi, Gelombang Pasang Rusak Puluhan Kapal Nelayan di Gunung Kidul

Ilustrasi ombak pasang

YOGYAKARTA – Gelombang tinggi kembali merusak 10 kapal milik nelayan di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (26/7/2018).

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Gunung Kidul Khairudin mengatakan, sebanyak 10 kapal itu berada di Pantai Pantai Drini lima unit perahu motor tempel, Pantai Sadeng dua unit kapal terdiri atas satu unit kapal ukuran 12 gross ton dan satu unit ukuran 14 gross ton, Pantai Baron tiga kapal dan beberapa jaring.

Terkait total kerugian material akibat gelombang pasang, DKP Gunung Kidul tidak bisa menafsirkan kerugiannya karena gelombang tinggi masih akan terjadi di perairan selatan Gunung Kidul sampai 30 Juli 2018.

“Berdasarkan informasi dari BMKG, gelombang pasang masih akan terjadi beberapa hari ke depan. Kami belum dapat menghitung total kerugian material akibat kejadian ini,” katanya.

Khairudin mengatakan Pemkab Gunung Kidul tidak memberi bantuan perbaikan perahu milik nelayan rusak. Namun demikian, pihaknya akan mengusuhakan bantuan dari DIY dan KKP.

Ia mengimbau nelayan untuk tidak melaut sementara waktu sampai gelombang reda dan tidak membahayakan keselamatan nelayan. Nelayan Gunung Kidul sudah pandai dalam menghadapi kondisi tahunan, seperti gelombang pasang.

Advertisement