Lagi, Kemenlu Evakuasi WNI Dari Lebanon

Jakarta – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia mengevakuasi 40 Warga Negara Indonesia (WNI) di Lebanon melalui jalur darat di tengah eskalasi konflik yang dinilai dapat membahayakan keselamatan.

“40 (WNI) ini harus dilakukan evakuasi melalui darat karena udara sudah semakin sulit, air space sudah buka tutup,” kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melalui keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat (11/10/2024).

Retno menjelaskan bahwa evakuasi jalur darat tersebut dimulai dari Beirut menuju Damaskus, Suriah, lalu ke Amman, Yordania. Dari Amman, barulah WNI akan menuju ke Jakarta via jalur udara.

Sebanyak 40 WNI tersebut, lanjutnya, merupakan gelombang keempat dan kelima dari proses evakuasi WNI. Secara rinci, sebanyak 20 orang berangkat dari Beirut pada 2 Oktober, dan 20 lainnya ditambah satu warga negara asing yang merupakan pasangan dari WNI berangkat pada 3 Oktober.

“Berarti 40 plus satu sudah sampai di Aman pada 4 Oktober dan pada 7 Oktober beliau-beliau sudah tiba di Bandara Soekarno-Hatta,” ucapnya.

“Dengan demikian teman-teman, WNI yang sudah berhasil dievakuasi per 10 Oktober adalah 79 WNI plus satu warga negara asing yang merupakan spouse dari WNI,” jelasnya.

Adapun KBRI Beirut mendata bahwa saat ini WNI yang masih berada di Lebanon berjumlah 85 orang. Mayoritas adalah WNI yang menikah dengan warga negara Lebanon dan belum ingin dievakuasi.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here