Langganan Banjir Satu Meter Lebih, Ratusan Warga Cianjur Tunggu Kepastian Relokasi

Ilustrasi

CIANJUR – Ratusan kepala keluarga (KK) warga Desa Mekarsari, Kecamatan Agrabinta, Cianjur, Jawa Barat, berharap mendapat kepastian relokasi dari Pemkab Cianjur saat musim hujan sudah tiba.

Lili Rusmana (33) tokoh warga setempat  mengatakan setiap masuk musim penghujan, warga harus mengungsi karena sungai yang membentang di wilayah tersebut meluap hingga mengenangi perkampungan.

Dia mengatakan, sejak dua tahun terakhir, Pemkab Cianjur sudah merencanakan relokasi untuk warga, namun hingga saat ini belum ada kejelasan.

“Rencananya dipindahkan ke kawasan perkebunan, tetapi informasi terakhir belum ada persetujuan, sehingga belum ada relokasi, harapan kami pada 2018 mendapat kejelasan,” katanya.

Ia menyatakan, warga selalu resah ketika musim penghujan tiba karena perkampungan diterjang banjir dari luapan Sungai Cisokan dan Muara Cikadu.

“Setiap tahunnya ketinggian air yang merendam perkampungan terus meningkat dengan ketinggian mencapai dada orang dewasa atau sekitar 1 meter lebih,” katanya.

Setiap musim penghujan warga terpaksa mengungsi ke tempat yang dinilai aman dari jangkauan banjir, bahkan tidak jarang menumpang ke kampung tetangga yang tidak terkena banjir.

Advertisement