YOGYAKARTA – 10 warga Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, diduga meninggal akibat leptospirosis, dalam rentang waktu sejak awal tahun 2017.
Rinciannya, dua orang dari Kecamatan Nglipar, dua orang dari Gedangsari, dan enam orang dari Kecamatan Patuk.
Kepala Seksi Pencegahan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Zoonesis Dinas Kesehatan Gunungkidul Yudo Hendratno mengatakan, ada 34 kasus yang masuk ke instansinya. Dari seluruh kasus tersebut, di antaranya berada di Gunungkidul bagian utara.
Tapi menurutnya baru satu orang yang dinyatakan meninggal akibat leptospirosis, sesuai dengan surat Kewasapadaan Dini Rumah Sakit (KDRS).
Karenanya hingga kini pihak rumah sakit belum mengeluarkan pernyataan resmi penyebab meninggalnya sembilan orang lainnya. “Jadi, selain satu yang positif (leptospirosis), kami belum mengetahui penyebab pasti,” katanya, Rabu (22/3/2017), mengutip metrotvnews.
Kasus leptospirosis pada 2016 yang masuk ke instansi Yudo ada empat kasus. Dari empat kasus tersebut, tiga di antaranya dinyatakan positif. Jika benar sembilan lainnya terjangkit penyakit tersebut, amak kasus leptospirosis dinyatakan meningkat.





