Libanon Ajukan Keluhan ke PBB Terkait Roket Israel

ilustrasi

LIBANON – Kepresidenan Libanon pada hari Sabtu (10/2/2018) memutuskan untuk mengajukan keluhan kepada Israel di Dewan Keamanan PBB karena diduga melanggar wilayah udara negara tersebut.

Presiden Lebanon Michel Aoun berbicara kepada Perdana Menteri Saad Hariri dan Ketua Parlemen Nabih Berri melalui telepon tentang pelanggaran Israel terhadap wilayah udara Lebanon selama operasi udara di Suriah.

Pernyataan tersebut juga mengatakan bahwa Kementerian Pertahanan dan Presidensi Staf Umum mengajukan laporan tentang pelanggaran Israel ke Kepresidenan dan Menteri Luar Negeri Gebran Bassil diperkirakan akan mengangkat isu tersebut di Dewan Keamanan PBB.

Menurut seorang koresponden Badan Anadolu di lapangan,  roket yang digunakan Israel dalam serangan udara di Suriah, mendarat di wilayah Lebanon.

Beberapa roket mendarat di daerah pedesaan kota Ser Ain, Lebanon timur, Beqaa Valley. Potongan-potongan Shrapnel juga dilaporkan mendarat di kota Ali en-Nahri.

Sebelumnya pada hari Sabtu, tentara Israel menembak jatuh pesawat tak berawak Iran yang diluncurkan dari Suriah dan menyerang sejumlah sasaran Iran di negara yang dilanda perang tersebut.

Kemudian militer Israel mengatakan sebuah pesawat tempur Israel jatuh di Israel utara menyusul serangan di Suriah.

Salah satu pilot, kata militer, terluka parah akibat evakuasi darurat dari jet F-16 yang berada di bawah api Suriah.

Advertisement