JAKARTA-Badan SAR Nasional (Basarnas) menemukan material metal besar di perairan Kepulauan Riau.
Material tersebut diduga kuat bagian dari badan utama pesawat M-28 Skytruck milik Polri.
“Hari ini terindikasi adanya metal yang lebih besar. Kita harapkan body pesawat utama,” kata Deputi Bidang Operasi SAR Basarnas Mayjen TNI Heronimus Guru di kantor BNPB, Jalan Pramuka Raya, Jakarta Timur, Jumat (9/12/2016) seperti dilansir Antara.
Tim penyelam diupayakan mengangkat metal tersebut. Hero yakin masih terdapat korban jiwa dalam bagian pesawat transportasi ringan bermesin ganda itu.
“Kami upayakan melakukan penyelaman mengangkat barang tersebut. Basarnas mengupayakan evakusai khususnya korban jiwa,” ujar Hero.
Hero menuturkan, penambahan waktu pencarian hingga hari ke-10 bisa dilakukan apabila situasi di lokasi kecelakaan memungkinkan. Ia optimistis tim dapat mengevakuasi seluruh korban jiwa.
“Apabila ada perkembangan lebih lanjut saya yakin ada penambaan waktu. Kita selalu optimistis dan berusaha sebaik mungkin melakukan yang terbaik,” ujarnya.
Sementara itu, Kabag Penum Mabes Polri Kombes Martinus Sitompul mengatakan, penambahan hari pencarian merupakan permintaan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Kapolri juga telah meninjau langsung posko menggunakan kapal.
Pesawat Skytruck M-28 Polri jatuh di perairan Pulau Senayang, Kabupaten Lingga, Sabtu 3 Desember sekitar pukul 11.55 WIB.
Pesawat tersebut ditumpangi 13 anggota Polri termasuk 5 orang kru. Pesawat terbang dari Pangkalpinang (Bangka Belitung) ke Batam, setelah sebelumnya menurunkan 3 penumpang dari Pondok Cabe, Tangerang Selatan.





