NATUNA – Kepala BPBD Kepri, Muhammad Hasbi mengatakan BPBD Kabupaten Natuna, Basarnas dan TNI Polri telah bergerak ke lokasi kejadian longsor.
Dia menjelaskan, lokasi bencana sendiri diketahui berada di Pulau Serasan yang berjarak cukup jauh dari Pulau Natuna.
“Jarak pulau lokasi longsor memang cukup jauh beda pulau dari pulau utama atau ibu kota Kabupaten. Sejauh ini baru itu informasi yang kami dapat karena terkendala sinyal,” ujarnya.
Kepala Bidang Kedaruratan, Pusdalops PB dan Logistik BPBD Provinsi Kepulauan Riau, Junainah juga melaporkan kondisi cuaca, sulitnya akses ditambah jaringan telekomunikasi yang terputus juga menghambat proses pencarian dan pertolongan. Lebih lanjut, sulitnya akses dan faktor jaringan tersebut juga menghambat tim dalam pelaporan data sehingga pemutakhiran data belum dapat dilakukan secara maksimal.
“Cuaca berubah-ubah. Angin masih kencang. Ombak sedang tinggi. Lokasi berada di beda pulau dari pusat pemerintahan Kabupaten Natuna. BPBD Provinsi tetap standby,” jelas Junainah, dikutip dari laman resmi BNPB.
“Sekarang masih evakuasi. Semua unsur mulai dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri dan relawan masih proses evakuasi. Jaringan terputus hingga laporan terbaru,” imbuh Junainah.
Sebagaimana laporan dari Kabid K/L BPBD Provinsi Kepri di atas, Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB telah beberapa kali menghubungi beberapa pihak BPBD Kabupaten Natuna termasuk kepala pelaksana namun belum dapat terhubung. Sementara itu, data dan perkembangan informasi selanjutnya akan diberikan secara berkala.





