Lokasi Tempat Sandera 4 WNI Sudah Diketahui

Ilustrasi Gerilyawan Abu Sayyaf. Foto: Youtube

JAKARTA – Lokasi empat sandera WNI di Flipina diakui Presiden Jokowi telah diketahui posisinya. Namun ia belum dapat memberitahukan secara gamblang tempat tersebut.

“Yang jelas lokasinya kita sudah tahu, di pulau mana kita sudah tahu, tetapi sekali lagi ini faksinya berbeda dengan yang kemarin,” kata Jokowi, dilansir dari BBC.

Jokowi yang usai menghadiri pertemuan Menteri Luar Negeri dan Panglima Militer dari Filipina dan Malaysia di Istana Kepresidenan Yogyakarta pun menambahkan, “Jadi, ya yang kemarin kan komunikasinya juga lama dan sangat sulit, yang ini sudah ketemu lokasi, ketemu pulaunya dan kita akan bangun komunikasi lagi,” tambahnya.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang juga mendampingi Jokowi ikut menambahkan bahwa Indonesia dari waktu ke waktu terus memantau keberadaan para sandera Indonesia.

“Mereka ada di mana, kelompok mana yang memegang dan sebagainya, dipantau terus. Dan kita sudah terus meningkatkan koordinasi untuk pelepasan empat sandera tersebut,”katanya.

Menurut Retno, ia juga juga sudah melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Filipina.

“Kita kembali meningkatkan kerja sama koordinasi kita dengan pemerintah Filipina untuk pelepasan empat sandera. Informasi yang lebih detail sudah saya peroleh kemarin sore, kita bandingkan catatan informasi dari berbagai pihak. Dan kita sudah tahu, mereka dalam keadaan baik,” ungkap Retno yang masih belum bisa menjawab keinginan para penyandera.

Empat WNI yang ditahan merupakan anak buah kapal (ABK) kapal tunda TB Hendry dan kapal tongkang Christy yang diculik pada pertengahan April lalu di perairan perbatasan Malaysia-Filipina. Identitas masing-masing adalah Ariyanto Misnan (nakhoda), Lorens MPS, Dede Irfan Hilmi, dan Samsir.

Advertisement