Gaji Pas-pasan, Seorang Bapak Tak Mampu Obati Anaknya yang Lumpuh

Lumpuh Foto:Kabarnusa

BALI – Gaji pas-pasan, seorang ayah mengaku tidak mampu membiayai pengobatan bagi anaknya yang menderita lumpuh dan hanya bisa pasrah.

Gusti Putu Juliarta (40) pegawai kontrak Pemkab Jembrana, Bali, mengaku gajinya hanya Rp 1 juta saja per bulan. Alih-alih bisa total mengobati kelumpuhan anaknya, untuk biaya sehari-hari saja hidupnya pas-pasan.

Istrinya Koman Paniastri (35) juga tidak bisa membantu perekonomiannya karena ia harus menjaga anak lelakinya yang berusia 5 tahun. Bahkan kadang suaminya harus ikut bergantian menjaga anaknya yang tidak bisa berbuat apa-apa.

“Kami harus bergantian menjaga anak karena kondisi anak kami yang lumpuh harus benar-benar mendapatkan perhatian,” ujar Juliarta, Kamis (5/5/2016).

Mereka mengaku sempat membawa anaknya melakukan terapi ke Denpasar. Tetapi tidak bertahan lama karena faktor keuangan.

“Sejak tiga bulan lalu kami sudah tidak mampu lagi membiayai pengobatan anak kami karena penghasilan kami pas-pasan. Sedangkan istri saya tidak bekerja hanya mengurus anak saja,” tuturnya

Sebelum ia dihadapkan dengan cobaan anaknya yang tidak dapat berjalan, suami istri ini sempat kehilangan anak pertamanya karena lahir prematur.

Ditengah cobaan-cobaan tersebut mereka hanya bisa bersyukur memiliki tempat tinggal meski dalam keadaan yang sangat sederhana, dan sebuah sepeda motor yang menunjang fasilitas sang suami untuk bepergian ke kantor.

“Sebenarnya kami masih punya satu motor. Bisa saja itu kami jual untuk biaya pengobatan anak. Tapi kalau motor itu dijual saya jelas nggak bisa bekerja,” terangnya.

Kini ia hanya bisa berharap kesembuhan untuk anaknya, dan ada dermawan yang mau membantu biaya pengobatan buah hatinya.
(Sumber: Merdeka.com)

Advertisement