BOYOLALI- Jembatan Jurang Laren yang menghubungkan antara Dukuh Lendong dan Dukuh Taring, Desa Wonodoyo, Kecamatan Cepogo, roboh akibat longsor. Akibatnya akses dari dan menuju kedua daerah tersebut putus total. Pasalnya hanya ada satu jembatan yang menghubungkan antara Dukuh Lendong dan Dukuh Taring.
Jembatan memang sudah longsor sejak Selasa (8/3/2016). Namun hanya beberapa bagian jembatan yang roboh, sehingga masih bisa dilewati oleh pejalan kaki dan kendaraan bermotor roda dua.
“Tapi sekarang sudah putus total,” kata Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali, Kurniawan Fajar Prasetyo, kepada solopos.com, Jumat (11/3/2016).
Camat Cepogo, Agustandyo membenarkan kejadian tersebut. “Longsor sejak Rabu sore, akhirnya jalan pada jembatan itu habis tergerus longsor. Sekarang akses dua dusun putus total,” ujarnya.
Dirinya menghimbau warga yang ingin menuju kedua desa tersebut sebaiknya memutar jalur lewat Desa Paras atau Gedangan, kemudian lewat Cepogo.
Sementara itu, lanjut Agus, tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan ESDM (DPU dan ESDM), BPBD, dan Kades Wonodoyo, Tarto, telah meninjau jembatan dan akan dilakukan kajian teknis untuk menghitung kerugian akibat kerusakan infrastruktur tersebut.
“Termasuk menghitung kira-kira berapa nilai anggaran yang diperlukan untuk membangun kembali jembatan tersebut,” pungkasnya.




